Archive for March, 2007

Have You Ever Seen The Rain

Tuesday, March 27th, 2007

hi all…
kayanya aku memang harus nulis blog ini bukan untuk curhat. itu yang ku pikirkan beberapa hari ini. sepertinya memang harus jadi bacaan yang menyenangkan buat yang baca…
otre!
i’ll try…

pagi ini, bangun tidur aku langsung buka browser. baca2 berita dulu sebelum ke kamar mandi. tau gak? gara2 aku jarang baca berita atawa nonton TV, yang aku pikirkan justru, "ada bencana apalagi ya hari ini?"
prihatin memang, nasib bangsa ini..hiks..
beberapa kali musibah terjadi, seringkali aku jadi orang yang paling akhir tau di kantor (mungkin lho..) tapi ironisnya, beberapa oknum malah memanfaatkan momen musibah ini jadi lahan bisnis. terang2an dan gak pake malu! luar biasa…

so, bencana apa lagi hari ini?

CCR - Have You Ever Seen The Rain

Back to Back

Sunday, March 25th, 2007

Tidak saya sangka-sangka, seseorang yang tulisannya saya puja-puji sebagai karya agung, ternyata seorang ateis! Luar biasa ternyata saya selama ini mengkultuskan orang yang seharusnya tidak saya acuhkan. Benar-benar bencana! Bencana terbesar buat saya saat ini. Buah pikirannya begitu heroik sepanjang pengetahuan saya. Sartre namanya. Sudahlah itu hanyalah sebuah kesalahan di masa lalu, dan kerucut masa depan telah menanti saya untuk memasuki raganya.

Hanya saja masa lalu nggak bisa kita abaikan begitu saja, dan saya teringat kata-kata teman masa kecil saya, "Boleh aja nengok ke belakang, cuma jangan kelamaan, ntar nabrak," Atun namanya, bahasanya menggelitik penuh canda tapi sarat dengan sentilan. Kesalahan juga kemegahan di masa lalu bolehlah dikenang asal jangan terjebak dalam kenangan-kenangan itu. Terjebak dalam rasa bersalah berkepanjangan, atau dalam rasa angkuh dan ujub yang tiada habisnya.

AC/DC - Back to Back

Savage Blue

Friday, March 16th, 2007

When I hold you in my gaze
When there’s nothing else to say
I can still find you
when you look away

You can say to me we’re through
You can say that you are free
But you fool yourself
You belong to me

The more you wanna run
You can’t make it to the door
Took a chance on love
Now we both want more

    And tonight goes on
    forever..
    I can feel it in my life
    I can see it in your eyes

    Going through this world
    together..
    Finding paradise with you
    Into the savage blue
    The savage blue with you

When the storm has passed us by
And the crowd has come and gone
I will be with you
Cause our love goes on

And we share a quiet place
That no one else can touch
Spirits live as one
And our souls are free

I will wait for you
Now my heart’s an open door
Tell me that you’ll stay
Don’t wanna lose you anymore

    And tonight goes on
    forever..
    I can feel it in my life
    I can see it in your eyes

    Going through this world
    together..
    Finding paradise with you
    Into the savage blue

……………………………………………

Baby come with me

    And tonight goes on
    forever..
    I can feel it in my life
    I can see it in your eyes

    Going through this world
    together..
    Finding paradise with you
    Into the savage blue

(tonight goes on forever)
When I’m alone with you
(tonight we are together)
Oh yeah
(tonight goes on forever)
Into the savage blue

(tonight goes on forever)
When I’m alone with you
(tonight we are together)
Makin’ love to you
(tonight goes on forever)
Into the savage blue

(tonight goes on forever)
(tonight we are together)
(tonight goes on forever)

(tonight goes on forever)
(tonight we are together)
(tonight goes on forever)

(tonight goes on forever)
(tonight we are together)
(tonight goes on forever)

——————————————————————————————

lagu yang bikin pengen aku kembali ke masa sekolah dulu. Dah berapa tahun ya? Pertama kali denger lagu ini waktu SMP kelas 2 dulu.

Minggu lalu ke Malang, niatnya perpanjang masa SIM ama KTP. Apa daya waktu tak cukup. Cuma bisa bengong aja, nunggu KTP beres dulu.
Sabtu malam, aku keluar bareng Achi. Makan-makan coz tiba-tiba dia nagih traktiran juga dia tahu aku ultah. Jumat lalu memang hari kelahiranku. Gak berasa, sudah berkurang lagi umur ini…
Hikksss…
Aku belum berikan sesuatu pada bangsa ini
Padahal bangsa ini begitu membutuhkanku
(idiihh…)

Di "Warung Subuh," tempat makan yang lumayan murah plus mantab! rasanya, aku nongkrong bareng Achi. Baru nyampe, dah disambut kembang api di langit malam kota Malang.
Begitu duduk dan mulai suap pertama…

widhuh!

Aku disambut Led Zeppelin! Starway to Heaven …!
Hebat! Jarang banget ada warung yang muterin lagu macam gini. Belum hilang kagetku, eh, ada lagu lain, Damn Yankees - High Enough. Nyusul lagu-lagu jaman hair metal masih ngetop. Senengnya, makan malam di Malang, bareng Achi, hiburannya Rock ‘n Roll juga Blues. Bahkan Pink Floyd dan Fletwood Mac yang terhitung jarang kedengeran di radio sekarang juga diputer.

Klo dipikir, aneh juga…
Ke Malang dua kali dan tiap kali itu juga keluar bareng  Achi, selalu  ketemu  Rock ‘n  Roll.. Beberapa minggu sebelumnya, nonton,  pelemnya  d’Bijis. Tema pelemnya,  tebak  aja…

dan lagu ini … Memang bukan yang ku dengar di "Warung Subuh" tapi tetap bikin aku kangen. Waktu itu, Bad English - When I See You Smile.. beda album, Savage Blue rilis belakangan.
   
    And tonight goes on
    forever..
    I can feel it in my life
    I can see it in your eyes

Penasaran ama lagunya? Cari aja sendiri.. Di torrent aja susah carinya. Klo gak mau repot, sila datang ke tempatku dan minta kopinya.
but this song, after all, was real romantic song.

Bad
English - Savage Blue

Backlash album, 1991

Why Can This Be Love

Sunday, March 11th, 2007

cinta…

ya cinta aja!

gak usah nuntut banget buat berbalas..

Van Halen - Why Can This Be Love

i love u

Tuesday, March 6th, 2007

actually..
there’s no need to wrote down any letters here..
i, intentionaly, want it to be blank!

fellas…

i’m in love

i’ve already told her

should i ask her to be mine?

or the extreme way…

should i ask her to marry me?

sounds like not me..

hope she would read this


Patty Austin - I Love You

Paint it black

Sunday, March 4th, 2007

ini cerita udah agak basi. it’s bout my "Tour of Duty"
Aku nginep di kantor, seperti biasa.
seminggu lalu, aku diajak rapat sama M’ Lina, hari selasa kayanya. aku pikir cuma evaluasi mingguan seperti biasa. aku ya, cuma pake sendal jepit, gak mandi dulu, langsung ke ruang rapat. masih pagi kok… masih jam 9. :D
sampai ruang rapat (yang biasanya), "kok sepi banget," pikirku…

walah! tiba’no, rapatnya di ruang rapat Dirjen!
widhuh! aku dah ketar-ketir neh, mungkin yang datang bakal aneh2
…dan…
bener juga. dari vendor program aplikasi, yang datang bukan cuma programer yang biasane datang buat konsolidasi tapi ampe petinggi-petingginya. ada marketing managernya..ada Dirutnya! Walah! ini yang paling merepotkan..
ngerti dikitlah..ane pan cuma tamtama, yg duduk di seberang adalah para jenderal. aku juga makin curiga, sapa aja yang bakal hadir di pihak ane, dan bener dah..gak cuma Mbak Lina, database designer kami, yang hadir juga para jenderal!
Ada P’ Dirjen, ada Sekdirjen, ada kabag ini, ada kabag itu… ada staf inilah..staf itulah..dan aku makin bingung ngumpetin sendal jepit coz di sebelah kananku persis, Kabag "xxxx" duduk. hehehe…
Seyeem bgt!

 22cover_2
Let the battle begin!

Semula memang evaluasi seperti sebelumnya. presentasi vendor, kita bilang kurang ini, kurang itulah.. suasana tiba-tiba jadi panas ketika Mr. M ngomong, "klo kaya gini terus, gak bakal selesai2!"
Statusku di situ semula hanya pengamat karena kebutuhan peserta rapat untuk akses server lokal. dan karena ucapan itu, mau gak mau aku juga harus bicara. apalagi koordinator tim teknis gak bisa hadir, semaput gara-gara kecapean. sak no ne..
Dan satu hal yang bikin aku juga jadi dongkol bgt! Mr. M menolak klo program yg dibuat perusahaannya gagal di basic security. padahal udah kami tunjukkan terang-terangan bug-nya dan efeknya klo sampai aplikasi ini rilis. ujung-ujungnya, Mr. M nyangkut-pautkan nilai proyek dengan tingkat keamanan yg menurut dia hanya layak untuk nilai itu. yang lebih aneh lagi,
makelarnya juga ngomong "KPU aja yg nilai proyeknya xxM bisa kena hack, apalagi ini."
"itu pan hanya karena begonya programernya aja," pikirku
"klo program ini di-hack, kami bisa lapor polisi lho."
orang bodoh macam mana ini, urusan polisi lain ama urusan hack. Hack legal selama masih dalam tujuan pengembangan sistem dan klo pun dihajar ama malicious hacker, emang polisi mau balikin database yang hilang. Edan!
yang bener, bikin security sekuat mungkin, begitu ada tanda-tanda di-hack ilegal, kita lapor polisi, jangan sampai data hilang! baru tanda-tanda lho…
gak usah nunggu hack-nya berhasil, database ilang baru lapor…

andai itu terjadi 5-10 tahun lalu, aku mungkin udah loncatin meja dan menghajarnya… sayangnya…ada bosku! hahahaha…
aku jadi curiga, dia datang memang buat intimidasi kami biar program yg dia buat segera diterima dan dia segera dapet duitnya, gak peduli hasilnya masih acak-acakan…
debat ditengahi boss..
M’ Lina diam.
aku diam.

waktu istirahat, makan bareng, kami (aku ama M’ Lina) didekati progamer vendor, dan mereka terang-terangan justru sepakat ama kami. nah lho?!

……………………………………………………………………………………

Malam..
menjelang pulang,
aku mandi dulu, seharian gak mandi, awak pliket kabeh!
aku beresin ruanganku dulu. nguras galon yg dipake buat nampung air AC, biar besok pagi waktu aku dateng ruangan gak banjir. pernah sekali waktu banjir, untungnya gak bikin konslet padahal power line ada di bawah semua.

pulang!
dan mesti nyebrang lewat jembatan penyeberangan di depan ratu plaza. udah beberapa kali aku lewat situ dan ketemu pengamen yang sama.
hari itu ku putuskan mampir bentar.. buat dengerin lagu-lagu mereka..
gak disangka-sangka, aku disodorin gitar ama mereka setelah satu lagu selesai.

"walah! aku gak bisa gitaran, Mas" (dengan dialek jawa timuranku yang agak medok)
"santai aja, kita-kita juga baru belajar, kok"

aku gak bisa nolak lagi, setelah bedebat agak lama…
satu lagu dari Bob Dylan - Knockin’ on heaven’s door buat pemanasan.. lama gak gitaran seh..
trus lanjut Bob Marley - 3 little birds, Bob Marley - No Woman No Cry (lagi)..
trus mereka nyeletuk,
"seru mas, lama gak nyanyi yg kaya gini, biasanya  kita bawain cuma lagu-lagu jaman skarang"
trus instrumental buatan dewe saat itu juga (rada nge-blues), mungkin pantes diberi judul cross road blues, hahaha..giliran aku pamit pulang, satu lagu lagi dari motley crue - home sweet home…mereka beri aku satu lagu buat sangu pulang..

Country roads, take me home
To the place I belong
West virginia, mountain momma
Take me home, country roads

John Denver - Country Roads

(pembaca yang budiman, seandainya anda tinggal di Jakarta dan kebetulan lewat halte Busway Ratu Plaza, mungkin anda bakal bertemu saya, bahkan mungkin telah bertemu saya di sana. Saya paling mudah dikenali di antara pengamen yang menambang rizky di sana. Btw, jika di antara anda ada yg punya kenalan major label, bisa minta tolong dunk…)

[hehehe... L O L]

………………………………………………………………………………

sampai juga di rumah…
zzz..
zzz..
zzz..

Rolling Stone - Paint it Black
(Tour of Duty OST)

My Guitar Wants To Kill Your Mama

Thursday, March 1st, 2007

minggu, 25 Februari 2007

Semalem, sepulang dari kantor aku pake pmp-ku dengerin beberapa lagu Angra juga Helloween. Yang paling bekas di ingatan lagu ini Red Socks And The Smell Of Trees. Lagu ini dirilis Helloween bareng "I Don’t Wanna Cry No More"
Jimmylpwbow

Perjalanan pulang lancar-lancar aja. gak ada yang luar biasa di bus. Perjalanan pulang juga berjalan normal, 2 jam. gak seperti waktu Jakarta banjir waktu lalu, pulang bisa sampai satu jam aja. Sempet tertidur juga di dalam bus tapi kuping masih siaga, dengerin Darxon, Dream Theater, Annihilator, Bruce Dickinson, Ronnie James Dio, Led (tuh gambare Jimmy Page gi maen biola), Ram Jam, LTE, Manowar, Stratovarious, pokoke banyak deh..

Sampai Ciputat, gitu ngeliat banyak yang jualan duku, aku jadi pengen…

Mampir … beli soto babat!

Lho? Kok bukan duku seperti rencana semula? Aku juga bingung..
Bagian ini bukan karena lapar seh.. Justru gara-gara lihat judul sotonya, soto babat Jawa Timur! Lha..ini dia pikirku. Mesti uueeenak, kerr… Terus terang aja aku kangen rasa masakan Jawa Timur. Dari hari Jumat kemaren, kelar sholat Jumat, temen-temen yang ngajak makan sampe bingung coz ta ajak makan rawon setan sama tahu telur di Sumbersari, Malang. Kangen rumah juga! Hahaha.. Sayang, peti harta nyaris kosong, gak cukup buat ongkos pulang ke Malang.

Sotone pancen uueeennnaak!

Mungkin juga karena agak sedikit lapar. Jadi masih bisa ngrasain nikmatnya pemberian Allah lewat bakul soto tadi. Balik soal duku..begitu bayar soto, aku langsung mencelat ke warung sebelahnya. Langsung beli duku, gak pake nawar yang jualan bingung. Dapat harga Rp 7000,- sekilo, yaahh agak mahal seh tapi dah keburu gak nawar. Aku juga cuma beli sekilo, 1 kilogram lho..bukan 1 kiloliter, hehehe..cek gak diclatu wong kimia gara-gara aku ngatain mereka orang-orang yang gak konsisten dengan SI perkara satuan dan besaran. Waktu ada orang lain datang dan langsung nawar, aku gi bayar. Sangat jelas aku beri duit Rp 7000,- udah aku itung duluan. Eh.. yang jual tiba-tiba balikin Rp 1000,-!

Eh lha… Aku yo kaget!
Aku ngeliat dia (kebingungan…)
"Duitmya lebih, Mas."
"Ohh ya…makasih"

Dia ngedipin mata, sambil nengok pembeli yang lain.. Ohh, aku paham (maaf juga Mas, semula ta sangka sampeyan homo, pake kedipin mata segala, bwahahaha…). Ternyata dia beri harga Rp 6000,- karena aku gak nawar tadi, trus ada orang lain beli, nawar, pake ngotot segala.. Alhamdulillah…

Sampai di rumah udah jam sebelas kurang. Lama di Ciputat tadi kayanya, menikmati (banget) soto juga beli duku. Kakakku belum tidur , masih nonton film "Prestige", yang lain udah pada teebal. Filmnya tentang para "magician" jaman dulu. Tukang sulap jess, klo bingung dengan kata magician, bukan tukang sihir. Mungkin juga sihir, lha wong kita bisa ketipu, klo nonton aksi-aksi mereka. Gak sadar, kami bedua ngegiling terus, ampe gak sengaja aku ngletak biji duku.

Widhuh! Paiitt tenan jesss!

Gak sampe sejam, duku itu habis. Aku langsung naik aja ke kamarku. Males beberes kulit duku..biarin Mas-ku aee yang resik-resik. Wegah yo, lek atene bersih-bersih, dah kesel banget. Dari hari Kamis aku gak pulang ke rumah, nginep di kantor terus, ganti mesin server. Cuma bedua aja sama Kang Ibrahim, admin yang satu lagi. Ampe semalem gak juga kelar, akhirnya kami tinggal pulang aja dulu. Sepakatan, server dibenahin remote aja. Dah malam mingguan di kantor, masa hari Minggu juga di dalam ruang server. Widhuh!
….
zzz
….
zzz
….
zzz

hahaha…

….
zzz
….
zzz

mungkin saking capenya, aku ketawa, bener-bener ketawa dalam mimpi, ampe aku kebangun.

mimpinya..

N_musicrisinglp1 Aku gi ngumpul ama temen2 di base camp. Sedang rame2nya ngobrol, tiba2 di tanganku muncul gitar. Gitar akustik nilon, merk Yamaha. Di tengah ributnya temen2 ngobrol, aku maenin gitarnya sambil nyanyi agak kenceng.

Semua noleh…

waktu aku nyampe bagian solo…tuh gitar tiba2 berubah jadi Gibson Les Paul kaya gambar ini..
Aku maenin melodi yang bikin temen2 tercengang!

Selesai maen, Anton gantian ngambil gitarnya. Dia gak mau kalah. Di tangannya, gitar itu berubah jadi Fender Stratocaster!. Dia nyanyi lagu Teaser punya O’ Yngwie…
0117002747_md
Widhuh!

Jarinya gak kalah cepat ama si Oom.. aku cuma bisa diam…
giliran aku mo rebut gitar itu dari tangan Anton..eh..setang gitarnya patah! Aku dongkol, saking dongkolnya tuh patahan stang gitar ta lempar. gara-gara itu juga…

Aku terbangun! kaget tanganku nyentak begitu keras, ampe notebook kena, untung aja gak terlempar.

Nyesel deh…kehilangan kesempatan maenin Gibson lagi, Hikksss….
Tapi gitu ngeliat jam meja, aku lebih kaget lagi. Walah! udah jam 7.30WIB, aku bangun kesiangan, Subuh lewat! Padahal juga pengen ke Serpong, maen basket pagi ini…Hiikksss…(lagi)!

Frank Zappa - My Guitar Wants To Kill Your Mama